Kalendar Konten SSO Workspace
Database Konten adalah tempat mengelola workflow produksi konten dari tahap perencanaan hingga publikasi.
Tujuannya bukan hanya untuk mencatat konten yang akan dibuat, tetapi juga membantu:
- menjaga workflow tetap terorganisir,
- dan mempermudah tracking progress.
Struktur Views
Database Konten memiliki beberapa views untuk membantu memisahkan workflow berdasarkan status pengerjaan.
Overview pipeline produksi konten:
Kalendar
Menampilkan semua konten dalam tampilan calendar view.
Gunakan view ini untuk:
- melihat jadwal publish secara keseluruhan,
- mengatur ritme produksi,
- dan menghindari penumpukan konten di tanggal tertentu.
View ini tetap menampilkan semua konten regardless dari status-nya.
Belum Mulai
Berisi konten yang sudah masuk perencanaan tetapi belum mulai dikerjakan.
Gunakan view ini sebagai:
- backlog produksi,
- daftar prioritas berikutnya,
- dan tempat memilih konten yang akan mulai diproduksi.
Dikerjakan
Berisi konten yang sedang berada dalam tahap:
- pengembangan,
- penulisan,
- recording,
- editing,
- atau proses produksi lainnya.
View ini membantu tracking progress produksi secara aktif.
Siap Terbit
Berisi konten yang sudah selesai diproduksi dan tinggal:
- dijadwalkan,
- diposting,
- atau didistribusikan.
Gunakan view ini untuk memastikan pipeline publish tetap berjalan.
Sudah Terbit
Berisi konten yang sudah dipublikasikan.
Cara Pakai
- Tambahkan konten baru dengan klik tombol “+ New Page”
- Tentukan Distribusi, Medium, Style, dan Angle
- Tentukan status workflow konten
- Kerjakan konten sesuai progress produksi
- Setelah selesai, pindahkan ke Siap Terbit
Kolom Penting
Judul
Judul atau nama konten.
Tidak harus final sejak awal. Judul bisa berubah selama proses pengembangan.
Distribusi
Menentukan channel distribusi utama untuk konten tersebut.
Kolom ini membantu workflow tetap terorganisir dan digunakan untuk grouping di table views.
Medium
Format utama konten yang digunakan.
Pilihan:
- Video Long-Form
- Short-Form
- Audio Podcast
- Carousel / Slide
- Image / Infographic
- Stories
- Text / Tweet
- Thread
Style
Gaya penyampaian utama dari bucket tersebut. Gunakan field ini untuk menjaga konsistensi karakter dari konten.
Contoh: actionable, breakdown, commentary, dan lain-lain.
Angle
Jenis framing atau pendekatan utama dari konten. Satu konten bisa memiliki lebih dari satu angle.
Contoh:
- Komparasi
- Uang
- Controversial
- Breakdown
Contoh kombinasi:
- Komparasi + Uang
- Storytelling + Mistake
Field ini membantu analisis pola konten yang perform.
Status
Menentukan tahap workflow konten.
Pilihan:
- Belum Mulai
- Dalam Pengembangan
- Dalam Produksi
- Siap Posting
- Terbit
Gunakan status untuk membantu tracking progress produksi.
Target Selesai
Target deadline penyelesaian produksi konten.
Tanggal Terbit
Tanggal publish konten.
Digunakan untuk:
- calendar view,
- scheduling,
- dan tracking timeline publish.
Repurpose Dari
Relation ke database Konten yang sama.
Digunakan untuk mencatat mapping repurpose.
Contoh:
- Shorts berasal dari video YouTube utama
- Carousel berasal dari newsletter
- Thread berasal dari podcast clip
Field ini membantu tracking asal distribusi konten.
Isi Card Konten
Saat card konten dibuka, tersedia area kerja tambahan untuk membantu proses pengembangan dan produksi konten.
Premis Konten
Tempat menuliskan konsep utama atau inti besar dari konten dalam 1–2 kalimat.
Bagian ini membantu menjaga arah konten tetap fokus selama proses produksi.
Fokus utamanya adalah:
- apa inti pembahasannya,
- kenapa konten ini menarik,
- dan apa nilai utamanya untuk audiens.
Task Berkaitan
Setiap konten dapat memiliki task yang saling terhubung.
Contoh:
- Tulis script
- Record video
- Edit thumbnail
- Upload konten
- Distribusi ke platform lain
Task membantu memecah proses produksi menjadi langkah-langkah kecil yang lebih mudah dikerjakan.
View task langsung tersedia di dalam card konten agar workflow tetap terpusat.
Halaman & Files
Area bebas untuk membuat halaman tambahan menggunakan command /page, atau menyimpan file pendukung menggunakan command /file.
Contoh halaman yang bisa ditambahkan:
- research,
- brainstorming,
- atau catatan produksi.
Contoh file yang bisa diupload:
- thumbnail,
- asset visual,
- draft,
- screenshot,
- atau dokumen produksi lainnya.
Tips
- Jangan menunggu judul sempurna sebelum membuat konten entry baru
- Fokus menjaga pipeline produksi tetap berjalan
- Gunakan grouping berdasarkan Distribusi agar workflow lebih mudah dipindai