Skip to main content
Print

Cara Mengisi Metrics Konten

Tidak semua platform memiliki tampilan analytics yang sama, nama metrics yang sama, atau data yang identik. Fokus utama dari sistem ini bukan mencari presisi analytics tingkat enterprise.

Tujuannya adalah membantu:

  • membaca pola performa,
  • melakukan diagnosis,
  • dan membuat keputusan konten yang lebih baik.

Sebelum Mulai

Nama Metrics Bisa Berbeda

Setiap platform memiliki istilah yang berbeda.

Contoh:

  • TikTok menggunakan istilah “Favorites”
  • Instagram menggunakan “Saves”

Keduanya tetap bisa dianggap sebagai: Saves

Jadi fokus utama bukan mencari nama yang identik, tetapi mencari metrics yang paling mendekati.

Tidak Semua Metrics Harus Diisi

Jika suatu platform tidak menyediakan metrics tertentu, atau metrics tersebut tidak relevan, kosongkan saja.

Contoh:

  • CTR tidak tersedia di TikTok
  • Retention tidak relevan untuk postingan di X atau Threads

Data Tidak Harus Sempurna

Data sederhana yang diisi secara konsisten jauh lebih berguna dibanding data sempurna yang tidak pernah diisi.

Semakin lengkap data:

  • semakin akurat diagnosis,
  • tetapi bukan berarti semua field wajib diisi.

Workflow Pengisian Manual

Langkah-langkah:

  1. Buka analytics platform
  2. Cari konten yang ingin di-input
  3. Copy metrics yang tersedia
  4. Paste ke database Konten → view Sudah Terbit
  5. Ulangi seperlunya

Tidak perlu dilakukan setiap hari. Update seminggu sekali sudah cukup untuk membantu membaca pola performa.

Metrics Translation Table

SSO Daily OSYouTubeTikTokInstagramThreads
ViewsViewsViewsViewsViews
LikesLikesLikesLikesLikes
CommentsComments addedCommentsCommentsReplies
SharesSharesSharesSharesShares
SavesN/AFavoritesSavesSaves
RepostsN/AN/AN/AReposts
New FollowersSubscribers GainedNew FollowersFollowsFollows
New ViewersNew ViewersNew ViewersNon-followerTotal Views – From Followers
Returning ViewersReturning ViewersReturning ViewersFollowerFrom Followers
RetentionAverage Percentage ViewedAverage Watch TimeAverage Watch TimeN/A
YT CTRImpressions CTRN/AN/AN/A

Penjelasan Singkat Metrics

  • Views — Jumlah penayangan konten
  • Likes — Jumlah likes
  • Comments — Jumlah komentar
  • Shares — Jumlah share
  • Saves — Jumlah audiens yang menyimpan konten
  • Reposts — Jumlah repost atau re-share ulang
  • New Followers — Jumlah followers baru yang dihasilkan dari konten tersebut
  • New Viewers — Jumlah audiens baru yang menemukan konten Anda
  • Returning Viewers — Jumlah audiens reguler yang kembali menonton konten Anda
  • Retention — Mengukur seberapa lama audience bertahan menonton
  • YT CTR — Click-through rate judul dan thumbnail video panjang YouTube

Cara Menghitung Retention Secara Manual

Beberapa platform seperti TikTok terkadang tidak memberikan retention dalam bentuk persen.

Sebagai gantinya, platform menampilkan: average watch time

Gunakan rumus berikut:

Retention = (average watch time / durasi video) × 100

Contoh:

Durasi video: 30 detik — Average watch time: 18 detik

(18 detik / 30 detik) x 100 = 60%

Tentang Data Kurang

Diagnosis akan lebih akurat jika jumlah konten sudah cukup, dan metrics diisi secara konsisten.

Untuk sebagian besar diagnosis: minimal 10+ konten biasanya mulai membentuk pattern yang lebih stabil.

Hindari membuat keputusan besar hanya dari 2-3 konten saja.

Tips

  • Fokus melihat pola jangka panjang
  • Jangan terlalu emosional terhadap satu konten
  • Tidak semua platform cocok untuk tujuan yang sama
  • Metrics digunakan untuk diagnosis dan improvement
  • Semakin sering membaca data, biasanya insting konten juga akan semakin berkembang
Bagikan Kepada Teman:

Scroll to Top